INGGRIS, MANCHESTER UNITED
Dua kata yang terlintas saat
mendengar negara yang satu ini, “Manchester” dan “United”. Ya, Manchester United, saya memang penggemar klub ini sejak kelas 6 SD (1997/1998), tepat 1 musim
sebelum Piala Dunia di Prancis ’98, saat Davor Suker jadi Top Skorer (masih
inget, hehe). Bukan karna apa, tapi memang kakak ke-3 saya yang duluan fans berat tim ini (MU)
lah yang bisa dengan mudah mempengaruhi mental dan perasaan adik bungsunya
ini untuk menyukai tim yang sama dengannya. Hehe, ironis memang, tapi saya justru sangat ber-terima kasih padanya
sekarang. Meski musim baru saja berakhir dengan hasil menyedihkan yang
sudah pasti membuat penggemar MU di seluruh dunia kecewa. Man Utd adalah klub ‘terbaik’
di Inggris, paling enggak sampai akhir musim 2012/2013 yang lalu dengan gelar
juara ke 20-nya. 1 hal yang cukup menghibur musim ini adalah dukungan dari para
pendukungnya yang gak akan pernah surut, nyanyian dan suara fans pada saat ‘nobar’
(nonton via layar lebar, haha) maupun ‘nori’ (nonton sendiri, di rumah) dari
kami yang gak akan pernah berhenti bersorak. Chant para fans ini jadi 1
pengingat kecil bahwa MU masih jadi salah 1 tim yang terbesar di Inggris.
Seandainya saya diberi kesempatan untuk datang ke negara tim favorit saya ini, Inggris.. *hening*

KADO ULTAH?

JEMBER TO EROPA
Seandainya dengan hanya sekedar ‘ngemil’
Mister Potato ini saja bisa jadi nyata membuat saya tiba dan berada di Inggris selama 7
hari, dengan 7 tempat terkenalnya, juga 7 stadion yang salah satunya di
Stretford End, ‘OLD TRAFFORD’! Wow, saya hanya akan bersujud syukur lebih dahulu, bisa
jadi luar negeri pertama, karna memang belum pernah tahu rasanya keluar dari
negara merah-putih ini meski sekedar ke negara tetangga Indonesia yang dekat sekalipun. Dari
kota kecil Jawa Timur bernama Jember ini saya siap bermimpi, berkhayal menuju
salah 1 negara di benua dengan negara-negara hebat bernama Eropa. Jika memang terkabul, selain
membawa atribut MU, saya juga akan membawa kacamata rayban ‘john lennon’
kebanggaan saya, sudah pasti pas saat dipakai ‘selfie’ di Beatles Museum.
#ngarep

Seandainya semua ini tidak berhasil terwujud, kalimat terlintas pertama yang ada dalam benak saya mungkin adalah “seandainya tak ada kata ‘seandainya’..”. Hehe, tapi mau gimana lagi, setiap rezeki sudah ada yang ngatur, Yang Maha Mengatur. Bismillah hir-rohman nir-rohim.


Seandainya semua ini tidak berhasil terwujud, kalimat terlintas pertama yang ada dalam benak saya mungkin adalah “seandainya tak ada kata ‘seandainya’..”. Hehe, tapi mau gimana lagi, setiap rezeki sudah ada yang ngatur, Yang Maha Mengatur. Bismillah hir-rohman nir-rohim.